Membangun Kebiasaan Bermusyawarah untuk Never Ending Improvement

Originally posted on Moh. Haitan Rachman:

Sudah waktunya para pemimpin ataupun pejabat pemerintahan apakah pusat ataupun daerah untuk memikirkan dan segera membangun Kebiasaan Bermusyawarah di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Meskipun Pancasila mengandung sila yang berkaitan dengan MUSYAWARAH, tetapi masyarakat Indonesia belum mempunyai Kebiasaan Bermusyawarah.

Tidaklah mungkin sebuah bangsa, ataupun bahkan dalam lingkungan yang kecil seperti Keluarga ataupun Perusahaan dapat mengalami kemajuan dari waktu ke waktu, kalau setiap anggotanya dari masyarakat tersebut selalu menimbulkan kontra produktif. Kontra produktif jelas akan menurunkan produktifitas dari masyarakat yang bersangkutan.

View original 186 more words

Categories: Uncategorized

Sebuah Pandangan Ilmiah tentang Jamaah Tabligh (Review)

May 17, 2012 2 comments

Sumber: http://estethiques.blogspot.com/2006/12/sebuah-pandangan-ilmiah-tentang-jamaah.html

Judul asli : Nadzrah Ilmiyah fi Ahlit Tabligh wad Da’wah
Pengarang : Syeikh Ayman Abu Syadi
Penerbit : Maktabah Al-Majallad Al-Araby Cairo
Jumlah seri : 5 buku
Jumlah hal : seri I (128 h) seri II (128 h) seri III (270 h) seri IV (285 h) seri V (319 h)

Read more…

Mengubah Mental Pegawai dengan Khuruj

February 22, 2011 1 comment

Adzan shalat Dhuhur berkumandang dari masjid di kantor Walikota Palopo, Sulawesi Selatan, siang itu. Hampir seluruh pegawai bergegas menuju masjid untuk menunaikan shalat. Sebagian pegawai pria lengkap dengan kopiahnya, sementara pegawai wanita lengkap dengan busana Muslimah.

Situasi di atas adalah pemandangan sehari-hari di kantor tersebut. Shalat berjamaah diharuskan bagi seluruh pegawai Muslim. Tak hanya itu, di kantor ini juga diwajibkan berjilbab bagi Muslimah, bisa mengaji, serta khuruj (keluar wilayah untuk berdakwah dengan waktu yang telah ditentukan). Semua itu tertuang dalam surat edaran Walikota Palopo dengan nomor 450/160/Kesra/IV/2009, perihal Peningkatan Shalat Berjamaah dan Kerjasama Dakwah dengan Jamaah Tabligh.

Read more…

Categories: Uncategorized

‘Itikaf

February 3, 2011 Leave a comment

Kepada kaum muslimin yang berbahagia,

Kami mengungkapkan perihal ‘itikaf, setelah ada sebagian kaum muslimin yang bertanya “Apakah Nabi juga mencontohkan i’tikaf 40 hari dan sebagainya ?”. Pertanyaan ini tentunya sangat berhubungan dengan kalangan ahli da’wah dan tabligh yang mempunyai program Khuruj (keluar) 40 hari, 3 hari, 4 bulan.

Apa tujuannya mereka bertanya seperti itu? Apakah mereka berkeinginan mengatakan bahwa keluar 40 hari ini bertentangan dengan syariat Islam dan bid’ah, karena tidak ada dalilnya yang jelas atau tidak ada penjelasan yang mendukungnya dengan jelas pula? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka sebaiknya kita mempelajari bahasan apa itu ‘Itikaf? Apakah ‘itikaf hanya bulan ramadhan? Apakah ‘itikaf itu HANYA 10 hari saja? Atau bisa 1 hari, 1 jam bahkan beberapa menit?

Read more…

Kisah pendeta senior di Afrika Selatan Yang Masuk Islam bermimpi bertemu Rasulullah SAW

Kisah pendeta senior di Afrika Selatan Yang Masuk Islam bermimpi bertemu Rasulullah SAW

“Ya Tuhanku… Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku… sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu… Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran… manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku… jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan… tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar…

Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-’Alam al-Islami di sana.

Selengkapnya: http://usahadawah.com/2008/09/24/kisah-pendeta-senior-di-afrika-selatan-yang-masuk-islam-bermimpi-bertemu-rasulullah-saw/

Waktu penerapan “4M Management for Continuous Improvement”

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

“4M Management” merupakan kerangka proses untuk mendorong proses perbaikan atau peningkatan (improvement) yang terus-menerus berkelanjutan. Sehingga penerapan “4M Management” menjadi proses yang menyatu ke dalam aktifitas kehidupan kita, apakah kita sebagai keluarga ataupun juga kita sebagai karyawan dan pimpinan sebuah perusahaan atau organisasi umumnya, termasuk juga organisasi pemerintahan di Indonesia. Kami sangat bersyukur kepada Allah swt telah melihat proses “4M” ini dalam kehidupan kaum muslimin, yang kebetulan telah wujud dengan baik dalam usaha da’wah dan tabligh.

Semua dari kita pasti mempunyai keinginan ataupun cita-cita yang hendak dicapainya dengan baik, termasuk juga para pelajar atau mahasiswa. Cita-cita lebih merupakan keinginan jangka panjang yang sebenarnya merupakan target hendak dicapai. Misalkan seorang pelajar berkeinginan menjadi seorang programmer yang ahli atau juga seorang akuntan yang cukup berkualitas. Cita-cita ini tidak mungkin diperoleh melalui proses yang sebentar, tetapi memerlukan waktu yang cukup lama.

Selengkapnya: http://usahadawah.com/2008/10/10/waktu-penerapan-%E2%80%9C4m-management-for-continuous-improvement%E2%80%9D/

Kapan mulai tergambarnya “4M Management for Continuous Improvement”?

June 1, 2010 1 comment

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mungkin diantara sdr. kaum muslimin atau yang lainnya bertanya-tanya terhadap gagasan atau idea ini, mulai kapan kami mendapatkan gambaran atau visualisasi “4M Management for Continuous Improvement” ini. Kami mendapatkan hal ini bukan melalui mimpi, tetapi merupakan proses inter-relasi dari berbagai sebuah kejadian fokus yang kami alami dalam keterlibatan dalam usaha da’wah dan tabligh (orang mengenalnya sebagai jama’ah tabligh).

Kita dapat mempelajari konsep-konsep lainnya yang berhubungan dengan “Contunuous Improvement”, seperti Business Process Reengineering (BPR), Total Quality Management (TQM), dan Benchmarking. Kesemuanya itu berasal dari orang-orang yang telah banyak menekuni bidang manajemen. Proses “4M Management” cukup berbeda dengan pendekatan-pendekatan di atas, meskipun ada kesamaan dalam beberapa halnya.

Selengkapnya: http://usahadawah.com/2008/10/11/kapan-mulai-tergambarnya-%E2%80%9C4m-management-for-continuous-improvement%E2%80%9D/

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.