Posted by: Haitan Rachman on: September 27, 2008
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Tulisan yang disampaikan Soal-Jawab Jama’ah Tabligh yang terdapat di (http://muslim.or.id/soaljawab/manhaj/soal-jawab-seputar-jamaah-tabligh-1.html) Cukup menarik untuk dipelajari dan dibahas bersama. Kami tidak perlu menguraikan semua perkara dalam tulisan itu. Sebagiannya telah disampaikan dalam artikel-artikel dalam blog ini. Silahkan untuk diperhatikan dengan baik.
Syaikh Al Albani pernah ditanya tentang buku berjudul Zhahiratul Irja’ Fil Fikr Islami, karangan Safar Al Hawali. Di dalamnya disebutkan tentang vonis kafir terhadap pelaku sebagian dosa besar. Beliau menjawab, “Dahulu saya pernah melontarkan sebuah pendapat, kira-kira tiga puluh tahun yang lalu, ketika saya masih mengajar di Al Jami’ah (maksud Beliau Jami’ah Islamiyah Madinah An Nabawiyah). Dalam sebuah majelis yang besar, saya ditanya, bagaimana pandangan saya terhadap Jama’ah Tabligh. Ketika itu saya jawab: Shufi gaya baru. Sekarang terbetik dalam hatiku untuk mengomentari jama’ah yang muncul saat ini dan menyelisihi manhaj Salaf. Saya katakan -sebagaimana dikatakan oleh Al Hafidz Adz Dzahabi, ‘Mereka telah menyelisihi Salaf dalam sejumlah persoalan manhaj,’ maka saya sebut mereka ini: Khawarij gaya baru.”
Haitan Wrote:
Pandangan di atas merupakan pandangan seorang Ulama sekaliber Syeikh Al-Banni, yang tentunya mempunyai kerangka analisa dan sintesa itu sendiri yang menjadi latar belakanginya sendiri. Begitupun juga usaha da’wah dan tabligh (orang yang menyebutnya sebagai jama’ah tabligh) merupakan hasil ijtihad yang cukup panjang dari proses analisa dan sintesa dari seorang Ulama, Maulana Ilyas. Mana yang benar dari kedua Ijtihad itu? Yang jelas bagi kita adalah Yang pertama sebagai “Penilai” dan yang kedua sebagai “Pelaksana”.
Selengkapnya: http://usahadawah.com/2008/09/26/soal-jawab-seputar-jamaah-tabligh-bagian-1/
| fadzil on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| fadzil on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| fadzil on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| Abdul Qahhar on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| Aris Fuadin on Asal Muasal Adzan dan Iqomat M… | |
| yanti on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| arieniya on Guru Kami, Pengorbanan dan Khu… | |
| yonzi on Asal Muasal Adzan dan Iqomat M… | |
| ibnu zaid on Apakah khuruj 3 hari, 40 hari,… | |
| Kang Peyi on Soal Jawab: Seputar Jamaah Tab… | |
| yusuf uia-tabligh on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| uma on Melepas Kedok Jemaah Tabligh, … | |
| yusuf uia-tabligh on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| yusuf uia-tabligh on Ustadz Berdo’a Untuk Dipilih D… | |
| Arien on Jalan Terus, Meskipun Ada Tuli… |
Albeo theme by Design Disease
August 24, 2009 at 7:26 am
Insya Allah keduanya telah melihat siapa diantara mereka yang terbaik ‘amalnya.
Tetapi yang jelas Da’wah adalah usha semua Nabi2.
Wassalamu’alaikum …